Sehari
sebelum masa tabu kami membentuk keluarga kecil nih, kebetulan Ane sebagai Abi,
Dedek Oktarina sebagai Ummi, dalam keluarga ini terdapat 7 orang anak anak
pertama K’Renaldi sebagai Abang, Nurleni Septika sebagai Teteh, Dwi Wahyuni
sebagai Ayuk, Ibrahim Wahid sebagai Kuyung, Aprilia Atmaja Ningrum sebagi Mbok,
Ayudia Permata Sari sebagai Nduk,dan Neco Yudhistira sebagai Tole.
Kamis
5 juli 2012 merupakan hari pertama kami mengikuti masa tabu, setelah resmi
dibukanya masa tabu oleh k’ revy maka secara tidak langsung prosesi pandega
siap dimulai. Setelah masa tabu di buka sontak aku terkejut dan tertawa ketika
k’ revy menyuruh untuk membuat kebaikan dan keburukan rekan2 yang ikut prosesi
ini “cukup 5 poin saja” kata k’ revy. Wah sempet bingung pas ngisi bagian
keburukan, yah isi saja yang ada dibenakku, kadang2 menulis itu lebih sulit
dari pada “ngatoi”. Haha....
Barusan
disuruh berlayar menuju pulau kerinduan dan cerita2 tentang apa saja yang yang
dilakukan pada masa tabu salah satunya adalah sidang, eh tiba2 ada suara
gesekan besi dan seberkas cahaya yang datang dan nongol sebuah kepala dari
pintu yang terbuka tidak sempurna, kepala itu berkata “Sin pakai baju pramuka
ditunggu 7 menit di ruang dewan” beww... ternyata pada malam pertama merupakan
sidang perdana dan saya adalah orang pertama...wawawaw sedikit tegang bung “gumam
ku dalam hati”. Aku langsung bergegas mengenakan seragam kebanggaanku saat itu
juga abang, tole dan kuyungpun memberikan support, mau gak mau ya tetep harus
keluar dari ruangan gelap menuju ruang pertanggungjawaban walaupun sedikit
gugup tapi aku memberanikan diri, secara guekan bukan pecundang ( sombong,,,,
:p).
Ruang
pertanggung jawaban dijaga ketat oleh agen2 yang telah terlatih layaknya FBI
tapi bedanya mereka murah senyum dan gak serem kok. Pas buka pintu ruang sidang
rasanya wow luar biasa terkejut ketika lampu dihidupkan. Pertama2 laporan dulu
nih “ lapor nama yasin sohib, siap mengikuti sidang pandega, laporan selesai”
ucapku. Sidang dimulai pukul 10 lebih
sedikit sampai 12 lebih sedikit juga, kalau di buletin jadi 2 jam sidangnya.
Satu persatu pertannyaan mulai dilontarkan kepada manusia yang duduk di atas kursi
biru sedikit berbusa, berseragam pramuka yang memiliki ilmu sedikit tentang
pramuka yang bermodalkan semangat, usaha dan doa. Yang membuatku senang adalah
support dari keluarga kecil dipramuka ( terima kasih supportnya sob... ). Dalam
sidang ini pertama dimualai dari hal yang mudah2 terlebih dahulu seperti
perkenalan diri setelah itu ditanya “apa tujuan yasin mengambil Pandega? .”
langsung saya jawab “tujuan saya mengambil pandega adalah regenerasi dan
mengejar cita-cita saya.” Nah setelah itu baru klimaksnya, mulai sedikit demi
sedikit ditekan dan dibombardir sampai2 rasanya mau berontak tapi sabbaaarrr
namanya juga sidang coy. Dimulai suara semangat ’45 setelah kena bombardir
suaranya seperti radio kehabisan batre. Yang membuatku cemas ketika SKU saya
mau di coret tuh, padahal susah payah ngisinya tapi itu Cuma gertakan doang.
Sepertinya dalam sidang ini telah diskenario ada pihak yang pro dan ada yang
kontra kadang2 malah kontra semuannya.,.,hahaha.. Yang menguji saya adalah k’
Doni, K’ Erik, k’ Arif, K’Ases, k’ Revy, dan k’ winda.
ternyata
sidang ini bukan hanya menguji materi kepramukaan saja tetapi mental juga..
saya juga pernah terpojokkan sedikit gimana gituu rasanya..tapi alhamdulillah
walaupun ane orang yang mudah tersentuh tidak terbawa sungai ke ujung mata.
Dua
jam berlalu aku keluar ruangan serasa berada diatas gunung dempo walaupun capek
tapi puas karena lepas sudah beban sidang. Setelah itu insomnia...wkwkwkwk
Terima
kasih untuk kakak2 yang luar biasa dan keluarga kecil yang saya sayangi.
J








0 comments:
Post a Comment