Sebelum memasuki bulan Ramdhan, bulan penuh berkah yok salin memaafkan. Memang meminta maaf dan Memberi maaf kepada
orang lain adalah salah satu hal yang paling sulit dilakukan orang. Walaupun
seseorang menyadari kesalahannya, meminta maaf kepada orang yang telah disakiti
bukanlah perkara mudah. Ada rasa gengsi ataupun ego yang menghalangi seseorang
untuk bisa berkata, “Aku telah bersalah. Aku meminta maaf atas tindakan
yang telah kulakukan dan berharap kamu dapat memaafkan aku.”
Maaf adalah sebuah kata
yang terdiri dari empat huruf, yang sangat mudah diucapkan dan tak perlu
mengeluarkan biaya bila dilakukan. Namun masih banyak diantara kita yang enggan
mengucapkannya apalagi memberi maaf kepada seseorang yang telah menyakiti dirinya.
Sebenarnya kata ini diciptakan untuk meringankan beban hati kita yang sedang
gundah karena bersalah.
Sama halnya
meskipun seseorang sudah bisa menahan rasa sakit akibat kesalahan yang dibuat
orang lain, memaafkan orang tersebut juga bukan perkara mudah. Rasa yang
tergores seolah tak bisa lepas dari ingatan dan terus membekas. Dalam sebuah
judul lagu disebutkan, “Forgiven not Forgotten”. Aku memaafkan
tapi aku tidak bisa melupakan kesalahanmu. Apakah ini yang dinamakan memberi
maaf?
Urusan meminta
dan memberi maaf yang sulit ini tidak hanya terjadi antara seseorang dengan
lingkungan sosialnya. Bahkan tak jarang seseorang sulit meminta dan memberi
maaf kepada orang-orang terdekat yang hidup serumah sekalipun. Seorang anak
sulit memaafkan orangtuanya, seorang suami enggan meminta maaf kepada istrinya,
seorang adik tidak bisa melupakan kesalahan kakaknya.
Jadilah Engkau Pemaaf
Agama
mengajarkan kita agar dengan lapang dada memberi maaf kepada orang yang telah
berbuat salah. Bagaimanapun juga manusia sering lupa dan khilaf. Memberi maaf
kepada orang atas ketidaksengajaannya adalah keutamaan buat orang yang sempat
tersakiti. Dan memberi maaf atas tindakan buruk orang lain juga sebuah
keutamaan jika itu bisa dilakukan.
Adalah
Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk senantiasa bersifat pemaaf. Ketika
beliau melewati jalan dan sering diganggu oleh orang yang tidak suka dengannya,
beliau selalu memaafkan. Sampai akhirnya ketika orang yang suka mengganggu itu
sakit maka Rasulullah adalah orang pertama yang datang menjenguknya. Jika kita
bicara sejarah lain dikisahkan bagaimana Nabi Muhammad mendapat perlakuan yang
buruk dari masyarakat Thaif, sampai-sampai malaikat datang dan menanyakan
apakah perlu masyarakat yang berlaku buruk tersebut dihukum, Nabi meminta untuk
memaafkan mereka karena mungkin mereka belum tahu.
Memberi maaf
bukanlah menunjukkan seseorang itu lemah atau tidak mampu membalas. Suka
memaafkan justru menunjukkan sifat keutamaan dan kemuliaan seseorang karena ia
belajar dari sifat Allah yang Maha Pemaaf dan Maha Pengampun seberapa besar pun
kesalahan yang pernah dilakukan hamba-Nya. Sikap pemaaf menunjukkan seseorang
memilih jalan yang dekat dengan keridhoan Allah ketika sebenarnya dia bisa
menuntut balas atas kesalahan orang lain.
Menurut Rasulullah, orang yang kuat itu
yang mampu menahan amarahnya. Beliau bersabda: Orang yang kuat bukanlah orang
yang jago gulat, tetapi (orang yang kuat itu adalah) orang yang mampu menahan
dirinya ketika marah (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Daud).
Beberapa ayat ttg memaafkan :
” ……dan pemaafan kamu itu lebih dekat kepada takwa.. ” (QS. Al
Baqarah [2] ; 237)
” Jadilah engkau
pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada
orang-orang yang bodoh. .” (QS. Al A’raaf [7] ; 199)
“Dan balasan suatu
kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat
baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai
orang-orang yang zalim.” (Q.S Asy Syuura [42] :40)
Nah sobat-sobatku,
marilah kita tanamkan keindahan maaf dihati kita, semoga Allah tetap mempererat
tali persaudaraan kita. Yok kita maafkan semua orang dengan tulus dan jangan
sampai menjauhinya. Mari kita meniru suri tauladan Rasulullah SAW.
Ramadhan ceria, Ramadhan
bebas dosa.
Semoga Bermanfaat.








0 comments:
Post a Comment